cara membuat cokelat batangan

Cara Membuat Cokelat Batangan Sendiri di Rumah

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel mengenai cara membuat cokelat batangan berikut artikelnya selamat membaca!

Cara Membuat Cokelat Batangan Sendiri dengan Mudah di Rumah

Cokelat adalah sebutan untuk produk olahan biji kakao (Theobroma cacao). Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman. Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari libur. Dengan berbagai bentuk, corak, dan rasa yang beragam, coklat sering digunakan sebagai ungkapan rasa syukur, simpati, atau perhatian, bahkan sebagai ungkapan cinta. Cokelat juga menjadi salah satu rasa paling populer di dunia. Selain sebagai coklat batangan yang sering dikonsumsi, coklat juga merupakan bahan dalam minuman hangat dan dingin.

Cokelat mengandung alkaloid seperti theobromine, phenethylamine, dan anandamide, yang memiliki efek fisiologis pada tubuh. Banyak dari bahan-bahan ini dikaitkan dengan kadar serotonin di otak. Menurut ilmuwan, coklat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Cokelat hitam belakangan ini banyak mendapat promosi karena baik dikonsumsi jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidannya yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. mencegah dan melawan kanker, meningkatkan libido, dan menghilangkan stres.

Cara Membuat Biji Kakao Menjadi Cokelat Batangan:

cara membuat cokelat batangan

1.Panen

Proses pertama dari coklat adalah memetik buah coklat yang benar-benar matang, mengapa harus benar-benar matang? Karena kualitas cokelat yang dihasilkan juga ditentukan oleh seberapa matang cokelat tersebut, maka cokelat yang benar-benar matang dari pohon memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada cokelat yang matang setelah dipetik.

2.Fermentasi

Setelah anda memetik buah coklat, langkah selanjutnya adalah menjalani proses fermentasi kurang lebih selama lima hari, fermentasi ini menggunakan getah dari coklat itu sendiri karena getah coklat mampu mengeluarkan enzim alami yang dapat mempercepat fermentasi dan fermentasi adalah lebih lengkap. Dalam proses ini membutuhkan awan karena jika prosesnya terlalu lama maka coklat tidak akan memberikan hasil yang baik.

3.Pengeringan dan Sortasi

Biji kakao yang telah difermentasi sebelumnya harus dikeringkan dan disortir secara manual dengan tangan, hal ini diperlukan untuk menyeleksi biji kakao yang sesuai antara berat dan jenisnya. Cara yang paling mudah adalah dengan menghitung 100 gram biji kakaonya dan jika biji kakaonya bagus maka 100 gram coklat terdiri dari 80 sampai 90 biji. Jika Anda tidak suka ini, berarti kualitas cokelatnya buruk.

4.Pembakaran

Setelah pengeringan atau penjemuran dilakukan proses pemanggangan, proses ini dilakukan agar keluar aroma coklat, aroma khas inilah yang menggugah selera makan tersebut, proses pemanggangan tiap biji memiliki suhu dan waktu yang berbeda.

5.Menampi

Setelah biji kakao selesai disangrai, proses selanjutnya adalah memisahkan cangkang dari biji kakaonya yang nantinya akan Anda proses. Pemisahan kakao harus hati-hati karena buah kakao mudah rusak jika tidak hati-hati dalam proses pemecahannya. Untuk memecahkan kakao agar mendapatkan buah yang berkualitas.

6.Penggilingan

Dalam bentuk setengah hancur inti biji kakao harus ditumbuk halus, dan hasilnya akan lebih baik jika alat penggiling yang anda gunakan adalah batu, namun mesin penggiling coklat akan lebih mudah anda gunakan dalam mengolahnya, nantinya dalam penghancuran massal itu akan menjadi bentuk cairan coklat kental.

7.Mengaduk

Cairan coklat yang kental masih berbentuk pasta, anda bisa membuatnya lebih enak dengan menambahkan bahan lain seperti susu dan gula agar lebih manis rasanya.

8.Couching

Dari proses tersebut akan dihasilkan pasta yang agak manis, selanjutnya langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam proses pengadukan, proses ini juga dilakukan untuk mengurangi keasaman. Selama pasta coklat harus diaduk terus menerus agar rasa asam bisa berkurang, hal ini ditunjukkan dengan keluarnya udara panas dari coklat sebaiknya menggunakan mesin pengaduk agar hasilnya lebih baik dan cepat.

9.Tempering

Tempering merupakan proses terakhir dalam pengolahan coklat yaitu memisahkan coklat berdasarkan jenis susunya. Pada tahap terakhir ini, biasanya Anda mendapatkan cocoa butter dan cocoa powder. Cocoa butter nantinya akan disebut white chocolate karena warnanya seperti white butter, dan pada tahap ini dark chocolate atau dark chocolate akan dicetak dalam bentuk batangan atau batangan.

Penjelasan ini adalah cara paling mudah membuat coklat batangan dari biji kakao, dimulai dari awal pemetikan biji kakaonya semua tergantung cara kerjanya dan pemilihan coklat yang baik, jika ada yang kurang atau salah maka kualitasnya dari coklat tidak akan dijamin, tidak semua. Rasa coklatnya sama, ada beberapa perbedaan karena kualitasnya juga berbeda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *