cara menghaluskan sabut kelapa

Cara Menghaluskan Sabut Kelapa yang Mudah

Pada artikel ini kita akan membahas bagaimana sih cara menghaluskan sabut kelapa, dapat diproses dalam produk baru? Namun, sebelum Anda bahkan di kopling kelapa, kita akan membahas apa itu serat kelapa dan serat kelapa produk.

Serat merupakan komponen dari kelapa ketika mereka diproses dan dapat dianalisis dalam produk yang dibutuhkan untuk pasar dalam negeri, dan bahkan dalam ekspor produk bernilai tinggi. Sabut kelapa serat (Cocofaser) dan debu karbon kelapa (cocoperat) adalah dua produk yang berasal dari serabut kelapa oleh beberapa penelitian.

Produk ini dapat digunakan dalam interior bahan pendukung dan furnitur, termasuk isi kasur (matrass) dan tempat tidur sofa, dan semacam papan chip, MDF, yaitu sabut kelapa papan (CFB), diproses. Dengan adanya makalah ini ditunggu informasi tentang manfaat dan bahan yang dihasilkan dari sekam limbah kelapa, bisa meluas.

Jadi baik pemerintah dan industri kecil, desainer dan masyarakat dapat menerapkan, dan bahan serat kelapa yang ramah lingkungan dan terbarukan (berkelanjutan). Bahan ini mungkin dari program pengembangan, desain yang berkelanjutan, desain hijau, kewirausahaan sosial dan program-program terkait lainnya adalah bagian.

Jadi buang lengan kelapa dapat menjadi nilai ekonomi, memiliki dampak positif pada orang-orang yang tinggal di sekitar lokasi perkebunan kelapa.

Cara Menghaluskan Sabut Kelapa :

1. Untuk Menghaluskan sabut kelapa Menjadi Cocopeat

Bahan:

  • Siapkan sabut kelapa (sediakan apapun yang akan dibuatkan kebutuhan anda)
  • Mesin pengayak
  • Mesin press

Langkah-Langkah :

  1. pertama adalah untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam sabut kelapa. Kering di bawah sinar matahari langsung. Persentase di bawah 15% dalam rangka mencapai kurang dari 15%, biasanya memakan waktu hingga sehari penuh. Untuk memastikan bahwa tingkat air cukup mudah, apakah ketika cocoperat 5 kg berat 5 dibawa ke tes tuan kadar air kg untuk digunakan, jangkauan setelah pengeringan biasanya setengah satu kilogram.
  2. Langkah selanjutnya, Anda cenderung hanya untuk sabut kelapa. disebut distilat debu karbon kelapa. Serbuk disaring, harus mematuhi sabut kelapa besar atau kasar.
  3. Apa yang akan kita gunakan untuk mempersiapkan cocopeat, adalah bahwa Anda memisahkan debu sebelumnya. Jadi kotor bahan bakar tempurung kelapa, yang biasanya digunakan untuk batu bata atau kerajinan. Jika Anda ingin membuat bentuk dan ukuran yang dapat membantu mesin press digunakan untuk bentuk dapat bervariasi, tergantung pada preferensi Anda, persegi atau lingkaran bulat.

Jika Anda membuat cocoperat sebagai sumber penghasilan, Anda dapat membuat paket itu semenarik mungkin. Target pasar biasanya berasal dari petani yang menanam tanaman hidroponik atau ornamen. Untuk aplikasi, Anda dapat menambahkan air cocoperat dan nutrisi ditambahkan atau nutrisi. Cocoperat ini sangat rendah, tidak ada nutrisi pada lapisan berserat, Anda harus menambahkan secara manual.

Kelebihan Cocopeat Untuk Tanaman :

Sebagai media pertumbuhan organik memiliki manfaat Kokoperat atau keunggulan dibandingkan media tanam organik lainnya. COCOPEAT Keunggulan meliputi:

1. Tekstur Mirip Dengan Tanah

Bentuk dan tekstur cocopeat dan butiran halus memungkinkan tanaman disesuaikan serta jika mereka ditanam di tanah. Perbedaan antara tanah cocopeat dan media tanam hanya dalam kandungan gizi daripadanya di cocopeat tidak ada nutrisi seperti tanah.
Tumbuh Oleh karena itu, di sekitar tanaman dengan Cocopeat, tanaman, dengan tidak hanya udara. Sebab itu untuk menumbuhkan tanaman menggunakan Cocopeat, tanaman bisa disiram dengan udara tetapi juga dengan larutan nutrisi.

2.  Cocopeat Dapat Menyerap Air Dengan Baik

Cocopeat adalah media tanam yang mempunyai daya serap air yang tinggi dan dapat menyimpan lebih banyak udara yang tersimpan di dalam tanah. Media Tanam ini dapat menyimpan dan menahan udara 10x lebih baik dari pada tanah dan ini sangat baik tentunya bagi tanaman yang tumbuh dengan sistem hidroponik.

Karena sabut kelapa dapat menjaga udara dengan baik, lalu akar tanaman tidak mudah kering dan terhidrasi dengan baik.

3. Ramah Lingkungan

Cocopeat ini termasuk bahan organik, cocopeat sangat ramah lingkungan dan dapat terurai dengan baik di dalam tanah bila tidak digunakan. Uniknya cocopeat juga dapat didaur ulang kembali menjadi media cocomesh, tentunya dengan proses tertentu. Bagi anda yang sedang mencari cocomesh, anda dapat menemukanya di Rumah Sabut, disana menjual cocomesh dan berbagai alat lainya.

4. Lebih Tahan Lama

Ada beberapa jenis hama seperti hama tanah ini tidak suka berada di cocopeat dengan hal ini tentunya dapat lebih melindungi tanaman dan melindunginya dari hama.

5. Lebih Mudah Bagi Pemula

Menanam tanaman menggunakan Cocopeat sangat dianjurkan bagi yang baru mulai belajar cara menanam tanaman secara hidroponik. Cocopeat sangat mudah digunakan saat pertama kali anda menanamnya, karena dengan bentuk dan teksturnya yang seperti tanah.

Sekian dari arikel kali ini semoga artikel ini sangat bermanfaat untuk anda dalam menghaluskan sabut kelapa, sekian dari saya terima kasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published.