Minuman yang menandung vitamin c untuk anak

Minuman Yang Mengandung Vitamin C Untuk Anak

Minuman yang mengandung vitamin C untuk anak yang baik untuk kesehatan bagi tubuh  dan membantu memenuhi kebutuhan tubuh terhadap vitamin C. Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet. Pemberian vitamin sangat diperlukan oleh tubuh agar jaringan tubuh menjadi baik

Vitamin C

Vitamin C biasa dihubungkan dengan buah jeruk. Padahal, selain buah berwarna oranye ini, masih banyak lho sumber vitamin C yang bisa diberikan untuk buah hati Bunda.

Vitamin C adalah vitamin esensial, yakni vitamin yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, diperlukan asupan vitamin C dari luar untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin ini. Vitamin yang juga dikenal dengan istilah asam askorbat ini adalah vitamin yang larut dalam air.

Minuman Yang Mengandung Vitamin C Untuk Anak

Vitamin C tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, kiwi, cabai, tomat, stroberi, atau bayam.

Beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kekurangan vitamin C adalah memiliki kebiasaan merokok, menderita penyakit kronis, atau menjalani diet tertentu.

1. Jambu biji

Jambu biji mengandung jauh lebih banyak vitamin C dibandingkan buah jeruk. Jeruk mengandung sekitar 70 mg vitamin C, sedangkan satu buah jambu biji berukuran sedang mengandung setidaknya 125 mg vitamin C lho, Bun.

Selain vitamin C, buah yang banyak bijinya ini juga mengandung antioksidan, kalium, serat, zinc, vitamin A, vitamin B12, dan asam folat yang baik untuk kesehatan anak.

2. Kiwi

Dalam 70 g buah berwarna hijau ini terkandung setidaknya 65 mg vitamin C. Selain itu, buah yang memiliki rasa manis dan asam ini juga mengandung vitamin E, magnesium, protein, kalsium, dan asam folat.

Dengan rutin mengonsumsi buah kiwi, buah hati Bunda bisa terhindar dari gangguan pernapasan (misalnya infeksi saluran pernapasan dan asma) dan gangguan pencernaan (misalnya irritable bowel syndrome dan konstipasi).

3. Pepaya

Buah yang dipercaya bisa mengatasi masalah sembelit ini juga mengandung vitamin C lho, Bun. Dalam 100 g buah pepaya, terkandung sekitar 65 mg vitamin C. Selain itu, pepaya juga mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata anak.

4. Pisang

Dalam 100 g buah berwarna kuning ini, terkandung setidaknya 9 mg vitamin C. Buah pisang juga merupakan sumber serat, kalium, vitamin B6, dan antioksidan yang baik untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh.

5. Stroberi

Buah yang memiliki bahasa latin Fragaria ananassa ini adalah sumber vitamin C yang baik untuk anak. Dalam 150 g stroberi, terkandung sekitar 90 mg vitamin C.

Buah yang berwarna merah dan memiliki rasa asam manis ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, mengontrol kadar gula darah, serta menurunkan risiko terjadinya penyakit kanker. Akan tetapi, tidak semua anak dapat mengonsumsi stroberi dengan membuat jus stroberi dengan menggunakan dispenser jus, karena buah ini bisa menyebabkan reaksi alergi.

6. Brokoli

Dalam 100 g brokoli, terkandung sekitar 90 mg vitamin C. Selain vitamin C, sayuran yang bisa dijadikan camilan sehat ini juga mengandung vitamin A dan K, asam folat, protein, lemak, kalium, dan fosfor. Bunda bisa mengolah sayuran hijau ini dengan cara ditumis atau dikukus.

7. Bayam

Dalam 100 g bayam, terkandung setidaknya 30 mg vitamin C. Rutin mengonsumsi sayur bayam dapat menjaga kesehatan mata, menurunkan risiko munculnya kanker, serta menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, bayam rendah karbohidrat dan seratnya tidak larut, sehingga baik untuk pencernaan anak.

Beragam makanan sumber vitamin C di atas dapat Bunda berikan kepada Si Kecil sebagai makanan utama maupun camilan. Bila asupan vitamin C dari makanan sudah cukup, Bunda tidak perlu lagi memberikan suplemen vitamin C kepada Si Kecil. Untuk mengetahui apakah Si Kecil perlu diberikan tambahan vitamin C.

Baca Juga : Minuman yang mengandung vitamin C

Cara Mengonsumsi Vitamin C Dengan Benar

Selalu ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang terdapat pada kemasan obat sebelum mengonsumsi vitamin C.

Vitamin C suntik akan diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan di bawah pengawasan dokter di rumah sakit. Vitamin C suntik diberikan melalui pembuluh darah (intravena/IV), otot (intramuskular/IM), atau di bawah kulit (subkutan/SC).

Vitamin C dalam bentul minum (tablet, kaplet, bubuk, sirop) dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Jangan mengonsumsi vitamin C melebihi dosis yang dianjurkan. Konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup selama menjalani pengobatan dengan vitamin C.

Vitamin C tidak dapat menyembuhkan flu dan batuk. Namun, mengonsumsi vitamin C secara rutin sebelum munculnya flu, diduga dapat mempercepat waktu pemulihan flu yang ringan. Jika Anda mengalami keluhan demam, batuk, dan sesak yang memberat jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Asupan vitamin C dari suplemen dan multivitamin tidak dapat menggantikan asupannya dari makanan. Sebisa mungkin, cukupi asupan vitamin C dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi, contohnya jeruk, lemon, kiwi, mangga, pepaya, dan stroberi.

Asupan vitamin C alami juga bisa didapatkan dari beberapa sayuran yang mengandung banyak vitamin C, seperti brokoli, tomat, bayam, dan kubis.

Simpan vitamin C di tempat yang kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dan pada suhu ruangan. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Dengan demikian pembahasan yang menarik yang mengulas tentang minuman yang mengandung vitamin C beserta cara mengonsumsi vitamin C dengan benar. Semoga artikel diatas dapat berguna ddan bermanfaat bagi kalian semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *