Tren Kamera 2015 – Action Camera

Tren Kamera 2015 – Action Camera

Action camera saat ini masih tergolong sebagai produk kategori baru di pasar kamera. Dengan diperkenalkannya GoPro Hero, maka popularitas kamera ini makin terdongkrak, hingga kini. Perangkat yang kecil itu tak hanya digunakan untuk merekam video, namun fotografer baru-baru ini juga menguak potensinya sebagai kamera travelling, alih-alih menggunakan kamera compact. Apa alasannya kamera GoPro digemari Padahal kamera itu bahkan tidak memiliki lensa zoom, sensor kamera kecil dan menampilkan live view yang kadang tersendat di smartphone.

Sumber : Sewa Sound System Jakarta

Terlepas dari kelamahannya, Acion camera terbukti sangat mudah digunakan. Dengan kamera ini, pengguna tidak perlu khawatir dengan semua hal teknis. Selain itu, kebanyakan unit memiliki jangkauan lensa 170 derajat, sehingga kamera bisa merekam nyaris semua yang ada di hadapannya. Hasilnya, efek pandangan fish-eye dalam resolusi tinggi dan hasil rekaman yang memukau mata. Action camera juga kebanyakan memiliki daya tahan yang tangguh. Kamera ini bisa tahan benturan saat terjatuh dari ketinggian beberapa meter, atau dibawa menyelam untuk memotret atau merekam video.

Selain itu, terdapat pula sekrup monopod yang bisa dipasang sehingga kamera ini layaknya menjadi pisau lipat Swiss Army untuk kalangan fotografi. Bagi pemula di segmen ini, maka resolusi ultra HD akan sangat disukai. Secara de facto, kamera GoPro Hero 3 bisa merekam video 4K dengan kecepatan 15 fps, cukup untuk kebutuhan biasa. Jika ingin kamera yang lebih cepat, maka Panasonic HX-A500 hadir dengan menawarkan perekaman video 25 fps. Hal lain yang menarik dari Panasonic HX-A500 adalah lensa yang bisa digonta-ganti. Lensa fisheye yang dimiliki bisa diubah dengan lensa sudut lebar atau tele.

Karena banyak yang mengingnkan lensa seperti itu dalam kamera video, maka makin banyak vendor yang membuatnya. Feature lain yang layak disebut adalah image stabilizer, modul GPS, dan bodi yang bobotnya lebih ringan. Bagi yang suka memasang kamera di kepala, maka kamera ini akan terasa lebih ringan beberapa gram. Namun kami belum yakin sepenuhnya jika model kamera video seperti ini akan bisa menggantikan kamera video klasik di masa depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *